Know Your Ingredients: Vitamin C

Written by Nadia Suhendra, MD, MSc

Vitamin C adalah molekul organik yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan fungsi tubuh kita. Kulit yang merupakan organ terbesar pada tubuh manusia tentunya juga memerlukan nutrisi yang optimal agar kesehatan dan penampilan kulit selalu terjaga. Vitamin C adalah salah satu dari 6 jenis nutrisi utama yang paling dibutuhkan oleh sel-sel kulit kita. Lainnya adalah asam lemak bebas, zinc, protein, vitamin A dan B.

Basic Facts

  1. Jenis kandungan aktif: Antioksidan
  2. Fungsi utama: Anti-Aging dan Brightening
  3. Jenis Kulit: Semua jenis kulit dapat menggunakan kandungan vitamin C dalam produk skincare, tapi untuk jenis kulit sensitif sebaiknya pilih derivatif vitamin C yang lebih gentle.
  4. Efektifitas optimal jika digunakan bersama: kandungan aktif antioksidan lainnya seperti ferulic aciddan vitamin E dan kandungan aktif yang meningkatkan kelembapan kulit seperti hyaluronic acid dan ceramide.
  5. Tidak dianjurkan jika digunakan bersama dengan: retinol dan derivatifnya, zat asam eksfolian (AHA, BHA, PHA), benzoyl peroxide
  6. Anjuran pemakaian: 1-2 kali sehari, tapi terutama di pagi hari sebelum menggunakan sunscreen

Mekanisme Kerja Anti-Aging & Brightening oleh Vitamin C

  1. Antioksidan & Photoprotection
    • Dalam kehidupan sehari hari, kulit kita mengalami paparan sinar UVA dan UVB dari matahari, blue light dan infrared dari gadget elektronik, serta polusi atau asap kimia. Hal hal tersebut dapat menyebabkan fenomena oxidative-stress pada jaringan kulit yang lalu menghasilkan senyawa radikal bebas; penyebab proses aging pada kulit. Vitamin C bertugas sebagai pemburu senyawa radikal bebas sehingga proses aging pun dapat dicegah dan dihentikan.
  2. Mengurangi pigmentasi abnormal pada kulit
    • Molekul vitamin C dapat menghambat proses pigmentasi abnormal kulit (dark spot, uneven skin tone) dengan cara menghentikan aktifitas enzim tyronase. Enzim tersebutdibutuhkan untuk memproduksi sel pigmen melanin yang bertanggung jawab untuk memberikan warna warna pada kulit.
  3. Sintesis kolagen
    • Vitamin C berperan secara langsung dalam proses biosintesis kolagen di dalam kulit kita. Vitamin C dapat menghasilkan enzim yang bertugas untuk menstimulasi proses pembentukan kolagen, dan selain itu vitamin C dapat meningkatkan stabilitas kolagen agar tidak cepat rusak. Kedua hal ini memberikan efek positif terhadap kulit yaitu mengurangi pembentukan keriput dan meningkatkan elastisitas kulit.

Vitamin C merupakan kandungan aktif dalam skincare yang sangat multi-fungsi dan bermanfat besar untuk kesehatan kulit secara jangka panjang. Kandungan ini dapat disertakan pada rutinitas skincare dalam bentuk produk essence, serum, dan/atau moisturizer.

Sumber & Bahan Bacaan Lanjutan:

  1. Telang P. S. (2013). Vitamin C in dermatology. Indian dermatology online journal, 4(2), 143–146. https://doi.org/10.4103/2229-5178.110593
  2. Al-Niaimi, F., & Chiang, N. (2017). Topical Vitamin C and the Skin: Mechanisms of Action and Clinical Applications. The Journal of clinical and aesthetic dermatology10(7), 14–17.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s