Face Mist: Produk Multifungsi Untuk Skincare dan Makeup

Written by dr.Nadia Suhendra, MSc

Inovasi dalam industri skincare terus berkembang terutama untuk meningkatkan hidrasi serta kelembapan kulit agar kita dapat memiliki tampilan dewy atau glass skin. Face mist merupakan salah satu produk multifungsi hasil inovasi tersebut. Produk ini memang bukan merupakan bagian dari basic skincare atau produk pokok dalam rutinitas merawat kulit, tapi menambahkan produk ini dapat memberikan banyak keuntungan baik dari segi perawatan kulit maupun segi kosmetik.

Apa itu Face Mist?

Secara sederhana, produk ini memiliki fungsi utama yang mirip dengan toner. Tapi uniknya, aplikator face mist berbentuk spray atau semprotansehingga lebih simpel dan sekaligus menambahkan fungsi dan manfaatnya. Keunggulan utama yang membedakan face mist dari toner adalah kegunaannya sebagai penyegar kulit dan peningkat hidrasi di sela-sela aktivitas sehari-hari tanpa harus memulai rangkaian skincare dari awal.

Urutan penggunaan face mist dalam rutinitas skincare

Karena produk ini multifungsi, maka ada beberapa alternatif urutan penggunaan face mist.

Sebagai bagian dari rutinitas skincare pagi dan malam

1. Cleanser → Face Mist → Toner → Serum → Moisturizer → Sunscreen

2. Cleanser → Toner → Face Mist → Serum → Moisturizer → Sunscreen

3. Cleanser → Face Mist → Serum → Moisturizer → Sunscreen

Sebagai bagian dari makeup jika hanya menggunakan basic skincare

1. Cleanser → Moisturizer → Waterproof Sunscreen → Face Mist → Makeup

2. Cleanser → Moisturizer → Waterproof Sunscreen → Mineral-based Makeup → Face Mist

Kandungan aktif dalam face mist

Wajib diingat bahwa fungsi utama face mist adalah untuk meningkatkan hidrasi di permukaan kulit dan dengan partikel mediumnya yang adalah campuran air dan minyak, face mist tidak dapat mencapai lapisan kulit terlalu dalam, apalagi menggantikan fungsi serum maupun pelembap kulit (krim, moisturizer). Jadi sebaiknya pilih face mist dengan kandungan utama yang dapat meningkatkan kesehatan skin barrier misalnya:ceramide, squalane, kandungan antioksidan (Vitamin C dan E), calendula, rose water, aloe vera, hyaluronic acid, niacinamide, chamomile, dan lain-lain.

Penting untuk diingat!

  • Face mist tidak bersifat wajib dalam rutinitas skincare dan tidak dapat menggantikan fungsi basic skincare. Namun menambahkan produk ini ke dalam rutinitas perawatan wajah sehari-hari dapat memberikan manfaat positif jika digunakan dengan benar.
  • Harus menggunakan waterproof sunscreen jika ingin menyemprotkan face mist di tengah hari, atau setelah menggunakan skincare.
  • Face mist bukanlah pengganti makeup setting spray, tapi menggunakan produk ini sebelum dan setelah mengaplikasikan makeup dapat memberikan tampilan kulit yang lebih lembap dan dewy.
  • Face mist dapat berfungsi sebagai pencampur, atau pengencer produk pelembap kulit (krim, moisturizer) dan makeup (foundation, concealer)jika tekstur terasa terlalu lengket atau tebal di kulit.
  • Gunakan produk makeup berbahan dasar mineral (zinc oxide, titanium dioxide dalam foundation dan bedak) jika ingin menggunakan face mist sebagai pengganti setting spray. Jika kamu menggunakan face mist terlalu banyak setelah produk makeup reguler, maka akan beresiko makeup mudah luntur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s