7 Jenis Serum & Active Ingredients-nya

Written by dr. Nadia Suhendra, MSc

Active ingredients atau kandungan aktif adalah istilah yang mengacu pada zat-zat dalam formulasi suatu produk skincare yang bekerja secara aktif untuk menghasilkan perubahan biologis pada lapisan kulit kita. Fungsi kandungan aktif adalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan spesifik kulit kita seperti jerawat, pigmentasi, tanda-tanda penuaan, kulit dehidrasi serta iritasi, dan sebagainya.

Jenis-jenis serum dan ampoule berdasarkan kandungan aktifnya

Bahan-bahan aktif dalam formulasi skincare dengan tingkat konsentrasi atau potensi tinggi biasanya dikemas dalam serum dan ampoule. Secara umum kedua jenis produk tersebut dikategorikan berdasarkan fungsi utama dan target spesifik kandungan aktif di dalamnya.

  • Hydrating & Moisturizing
    • Fungsi utama: meningkatkan kandungan air dalam lapisan kulit dan merawat struktur skin barrier sehingga dapat menjaga kelembapan kulit dengan baik.
    • Hyaluronic acid, beta glucan, glycerin, aloe vera, rosewater, honey, snail mucin, ceramide, panthenol, squalane, dan lain lain.
  • Acne-Fighting
    • Fungsi utama: mengurangi produksi minyak pada kulit, mengurangi dan mencegah bakteri penyebab jerawat, dan mengurai penyumbatan pori-pori.
    • Tea tree, benzoyl peroxide, sulfur, salicylic acid, green tea, zinc, dan lain-lain.
  • Brightening
    • Fungsi utama: memperbaiki rona wajah sehingga tampak lebih cerah alami dan kompleksi warna kulit menjadi lebih merata, tidak terlihat kusam.
    • Mencerahkan penampilan kulit wajah melibatkan beberapa faktor yaitu tingkat kelembapan kulit, pigmentasi, dan lapisan kulit baru yang sehat sehingga kelompok kandungan aktif ini biasanya juga termasuk dalam dengan kelompok hydrating, whitening, exfoliating dan antioxidant.
    • Vitamin C, kojic acid, zat-zat asam kelompok alpha hydroxy acid, alpha arbutin, licorice, niacinamide, centella asiatica, glutathione, tranexamic acid, dan lain-lain.
  • Whitening
    • Fungsi utama: mengurangi sel-sel melanin (sel pigmentasi berwarna hitam-kecoklatan) dalam lapisan kulit. Dapat membuat warna kulit menjadi lebih cerah atau lebih putih dan menghilangkan hiperpigmentasi kulit akibat jerawat, bekas luka, kerusakan dari sinar UV, melasma, dan lain lain.
    • Tranexamic acid, alpha arbutin, panthenol, licorice, azelaic acid, lactic acid, niacinamide, citric acid, mulberry extract, resveratrol, glutathione, camellia sinensis extract,  dan lain-lain.
  • Exfoliating
    • Fungsi utama: melepaskan lapisan kulit mati dan mengurai penyumbatan pori pori akibat penumpukan sel-sel kulit mati.
    • Zat-zat asam kelompok alpha hydroxyl acid (AHA), salicylic acid (BHA), bromelain enzyme, dan papain enzyme.
  • Renewal & Regenerating
    • Fungsi utama: menstimulasi proses perbaikan lapisan kulit yang rusak dan meregenerasi sel-sel kulit.
    • Retinol, lysine, bakuchiol, peptides, beta glucan, dan lain lain.
  • Antioxidant & Anti-Aging
    • Fungsi utama: mencegah, mengurangi, atau memperlambat proses penuaan struktur komponen kulit wajah serta mengurangi kerusakan kulit akibat paparan radikal bebas dari sinar UV maupun polusi dan lingkungan.
    • Astaxanthin, vitamin B-C-E, resveratrol, ubiquinone, peptides,  polyphenol, niacinamide, EUK 134, lutein, pycnogenol, dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s