Menyusun Jadwal Skincare Routine Harian Hingga Tahunan (Part 2)

Written by Nadia Suhendra, MD

Masih pada topik seputar menyusun jadwal skincare routine, pada artikel bagian dua ini saya akan menjelaskan lebih lanjut dan spesifik mengenai produk produk skincare.

  • Apakah aman menggunakan exfoliating toner setiap hari?
  • Penting gak sih, menggunakan serum?
  • Kenapa clay mask dipakai diantara proses cleansing? Bukannya masker itu setelah cleansing?
  • Apakah perlu menggunakan sheet mask? Apa bedanya dengan menggunakan serum saja?
  • Aman gak sih, menggunakan nose pore pack?

Mild Exfoliating Toner

Penggunaan chemical exfoliant seperti AHA ≤5% dan BHA ≤2% bersifat aman digunakan setiap malam dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:

  • Skin Barrier dalam keadaan normal atau sehat
  • Kulit tidak dalam kondisi reaktif atau dehidrasi (gatal, kemerahan, terdapat banyak dry patches)
  • Sebelum langsung menggunakannya setiap malam, seminggu pertama dicoba setiap 2 malam sekali, jika tidak ada reaksi negatif, minggu kedua tingkatkan frekuensinya menjadi setiap malam
  • Harus menggunakan pelembap / moisturizer yang bersifat menjaga kesehatan dan kelembapan kulit. Misalnya pelembap yang mengandung ceramide, natural moisturizing factor, squalane, centella asiatica, glycerine, petroleum jelly, dsb.

Serum / Ampoule

Serum atau Ampoule adalah produk skincare yang memiliki kandungan aktif tertentu dengan  jumlah molekul dan konsentrasi yang lebih tinggi dari jenis produk lain. Tujuan penggunaan serum pada skincare routine adalah memberikan nutrisi, serta memperbaiki masalah atau kondisi kulit secara lebih spesifik dalam jangka waktu yang lebih singkat hingga memberikan hasil yang signifikan. Ada beberapa opsi bagi kalian yang ingin menggunakan beberapa jenis serum untuk menangani beberapa masalah kulit secara bersamaan.

  • Layering: menggunakan 2 serum yang berbeda pada waktu bersamaan. Untuk opsi ini sebaiknya layer kedua adalah serum yang bertujuan untuk melembapkan, menghidrasi, dan soothing.
  • Pagi-malam: di pagi hari gunakan serum yang memiliki sifat antioksidan, soothing, dan melembapkan, lalu di malam hari gunakan serum yang bersifat ‘mengobati’, misalnya anti-acne, anti-aging, anti-dark spot, dsb.
  • Selang-seling: buatlah jadwal harian untuk beberapa jenis serum yang berbeda namun memiliki tujuan yang serupa. Seperti misalnya permasalahan kulitmu adalah jerawat dan kulit kusam. Untuk hari Senin, Rabu, Jumat gunakan serum untuk meregenerasi kulit (Retinol) lalu di hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu gunakan serum yang bertujuan untuk mengobati jerawat (Tea tree, Salicylic Acid, Sulfur, Green Tea).

Clay Mask

Penggunaan clay mask secara rutin bertujuan untuk membersihkan pori-pori secara mendalam , mengangkat sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori serta mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit. Singkatnya, clay mask berfungsi sebagai cleanser. Namun, karena tekstur dan mekanisme kerja clay cukup poten, masker ini tidak disarankan untuk digunakan setiap hari, cukup beberapa kali saja seminggu. Berikut adalah beberapa hal yang saya sarankan dalam penggunaan clay mask:

  • Gunakan di malam hari beberapa kali seminggu tergantung jenis dan kondisi kulit. Jika kulit kering, normal, dehidrasi cukup 1-2x saja. Jika berminyak dan kombinasi, gunakan 2-3x.
  • Pertama, gunakan first cleanser seperti micellar water atau cleansing oil. Lanjutkan dengan clay mask, bilas setelah 10 menit dengan handuk yang telah dibasuh air hangat. Cuci wajah dengan second cleanser untuk memastikan tidak ada residue yang tersisa di permukaan kulit dan pori pori.
  • Lanjutkan dengan hydrating toner dan serum atau sheet mask sesuai dengan kebutuhan kulit. Proses deep cleansing dengan clay mask akan meningkatkan efektivitas penyerapan skincare.
  • Gunakan moisturizer di tahap akhir untuk memastikan skin barrier tidak dehidrasi.

Sheet Mask

Tujuan penggunaan sheet mask sebenarnya sama dengan menggunakan serum. Tapi medium ‘masker kertas’ yang bersifat oklusif dianggap dapat meningkatkan atau mempercepat proses penyerapan serum. Namun, hal ini masih cukup kontroversial karena pada akhirnya yang terpenting adalah serum apa yang terdapat di sheet mask tersebut. Jadi simpelnya, kamu tetap harus memperhatikan kandungan aktif apa yang terdapat di serum sheet mask dan berapa persentasinya. Tahap skincare ini bersifat suplementari dan hanya sebagai skin booster.

Nose Pore Pack

Jerawat muncul dalam berbagai rupa, salah satunya adalah komedo hitam (blackheads), yang juga berkaitan erat dengan pori pori besar. Biasanya hal ini terdapat di area T-zone yang berminyak. Produk yang dapat membantu mengangkat komedo hitam salah satunya adalah nose pore pack / pore strip. Jika digunakan dengan tepat, hasilnya efektif. Tapi, penggunaan produk ini bukanlah one-stop solution. Artinya, komedo hitam tidak dapat diatasi secara tuntas hanya dengan produk ini. Penggunaan BHA, hydrating toner, serum dan moisturizer secara rutin juga penting agar komedo tidak terus menerus muncul.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s